You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
DKI Kaji TPU Pondok Ranggon Jadi Situs Sejarah
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

DKI Kaji TPU Pondok Ranggon Jadi Situs Sejarah

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana menjadikan Taman Pemakaman Umum (TPU) Pondok Ranggon di Jakarta Timur sebagai situs wisata sejarah. Sebab saat terjadinya "Peristiwa Mei" tahun 1998 atau sering disebut tonggak reformasi, banyak korban yang tewa dimakamkan di sini.

Pertemuan ini membahas agar situs-situs yang memiliki sejarah tidak tertinggal dan tetap terawat

Asisten Kesejahteraan Rakyat (Askesra) Sekeretariat Daerah DKI Jakarta, Fatahillah mengatakan, rencana tersebut dilakukan menyusul adanya pertemuan antara Pemprov DKI dengan Komisi Nasional Perempuan yang mengusulkan agar lokasi tersebut dijadikan situs sejarah.

"Pertemuan ini membahas agar situs-situs yang memiliki sejarah tidak tertinggal dan tetap terawat," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (29/4).

DKI Bangun Prasasti Mei 1998 di TPU Pondok Rangon

Menurutnya, Pemprov DKI kedepannya akan mendalami permintaan tersebut. Selain itu, pendataan akan dilakukan juga terhadap kawasan yang memiliki nilai sejarah.

"Peran pemerintah juga harus aktif untuk bersama sama menjaganya. Salah satu Situs sejarah yakni di pondok ranggon juga terus dilakukan perawatan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye6293 personTiyo Surya Sakti
  2. Dinkes Monitoring Kasus Hantavirus, Waspadai Penularan

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1915 personDessy Suciati
  3. Sudin LH Jaktim Olah 3,4 Ton Sampah Organik Jadi Pakan Maggot dan Kompos

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1792 personNurito
  4. Pramono Bakal Lantik 891 Pejabat Pemprov DKI Hari Ini

    access_time20-05-2026 remove_red_eye1560 personDessy Suciati
  5. Pemkot Jakbar Gelar Kerja Bakti Serentak di 56 Kelurahan

    access_time17-05-2026 remove_red_eye1286 personBudhi Firmansyah Surapati